ribet banget kalo’ gak ada internet….kantor temen-temen gw sampe rugi banyak
gara-gara internet mati, mulai dari si bowie yang kesulitan dapetin data-data terbaru, sampai
imel persetujuan kontrak si sascha yang gagal terkirim, trus jadi gagal tender deh…
jadi inget kuliah komunikasi bisnis di FISIP dulu, mmm…duh, siapa yah
nama dosennya waktu itu?…bikin makalah tentang buku “3rd Wave”-nya Alvin Tofler,
katanya, [...]
Archive for December, 2006
internet mati…
28 December 2006-a Lover’s conCERto-
26 December 2006for my dearest…
—-
How gentle is the rain
That falls softly on the meadow,
Birds high up the trees
Serenade the clouds with their melodies
Oh, see there beyond the hill,
The bright colors of the rainbow.
Some magic from above
Made this day for us just to fall in love
Now, I belong to you
From this day until forever,
Just love me tenderly
And I’ll [...]
anehnya friendster
21 December 2006udah beberapa hari gw nyari tau, knapa profile yang seharusnya restricted tapi kok masih bisa diakses…aneh ya?…gw udah coba logout trus gw akses profile-nya, tapi kok masih bisa dibuka yah…’hmmm…apa mungkin karena cookies-nya masih ada, makanya masih bisa dibuka profilenya’, gitu pikir gw. soalnya setau gw, friendster juga pernah menggunakan cookies buat nyimpen informasi siapa [...]
You are loved…(don’t give up)
21 December 2006Don’t give up
It’s just the weight of the world
When your heart’s heavy I
I will lift it for you Don’t give up
Because you want to be heard
If silence keeps you I
I will break it for you
Everybody wants to be understood
Well I can hear you
Everybody wants to be loved
Don’t give up
Because you are loved
Don’t give up
It’s [...]
hidup memang (tidak) sempurna
16 December 2006pagi ini dalam perjalanan ke kantor, iseng2 gw baca sebuah buku,
cukup bagus buat temani gw pagi ini, setidaknya untuk menahan
beratnya kelopak mata ini. berikut intisarinya:
–
dalam kegelapan kita temukan arti cahaya
dalam kesengsaraan kita temukan arti kebahagiaan
dalam benci kita temukan artinya cinta
dalam susah kita temukan artinya senang
manusia boleh membenci segala hal yang tidak menyenangkan,
manusia boleh melihat bahwa [...]
langit tak selamanya biru, sayang (2)
10 December 2006angin memang tak selamanya bertiup tenang
hujan mungkin turun, badai mungkin datang
bahkan di kala payung tak terbentang
namun selalu ada tempat untuk berteduh
selalu ada tempat untuk menghela nafas panjang
dan kembali merenung
walau ingin tak selamanya berdamai dengan kenyataan
dan hidup tak selamanya tertawa
namun
karena itulah hidup ini berwarna
karena itulah kita memaknai
arti keinginan
arti kebahagiaan
arti kedamaian
wahai adindaku,
carilah tempat berteduhmu
dan ku berdoa dirikulah [...]