penyetaraan utuh
Berdasarkan sensus tahun 2000, jumlah penduduk negeri ini telah 206, 264, 595 jiwa (http://www.bkkbn.go.id/article_detail.php?aid=189), pada suatu acara tivi, jumlah penduduk terakhir sudah hampir 230juta..seraam…
lucunya, jika dalam sensus2 terdahulu, rasio jumlah perempuan selalu lebih banyak daripada laki-laki, maka semakin terkini data sensus, hasilnya menunjukkan sebaliknya, bahwa semakin banyak jumlah laki-laki daripada perempuan (49.9% perempuan).
ternyata, bukan hanya jumlahnya yang menurun, berbagai hal mendera kaum yang menjadi pendamping kaum adam ini. mulai dari 50% yang menderita anemia, kematian ibu hamil, sampai pada kurangnya apresiasi orangtua untuk menyekolahkan anak perempuannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
hasilnya semakin nyata terlihat, rasio jumlah pekerja perempuan di sektor profesional dan bisnis masih dibawah pria. Menyedihkan melihat fakta misalnya hanya ada satu atau dua perempuan diantara sekian banyak laki-laki dalam satu tim kerja, atau jika dalam suatu perjalanan dinas hanya ada satu perempuan dikelilingi sekian rekan kerja laki-laki.
mungkin inilah saatnya untuk melakukan penyetaraan secara utuh, berikan pendidikan seimbang untuk putera-puteri kita, agar pada generasi setelah ini, tidak lagi ada ketimpangan.
Oh ya, berbicara soal penyetaraan utuh, mungkin juga harus dikurangi kebiasaan mengadakan ‘ladies parking’ di mal-mal, kalau arahnya penyetaraan, maka hentikan pengistimewaan.
Loading...