Menunggu pembatasan BBM bersubsidi
Sudah sekian lama menantikan solusi terbaik dari kemacetan Jakarta. Mungkin hanya di negeri ini BBM bisa sebegitu murahnya, bahkan harga seliternya lebih murah dari harga beberapa merk air mineral.
Jika saya Pertamina, maka lebih baik saya tutup divisi Premium dan beralih menjadi divisi produksi air mineral dalam kemasan, selain biaya investasi jauh lebih murah, harga jual juga kompetitif.
Hapus subsidi BBM, maka negeri ini menghemat puluhan Triliun. Kenakan subsidi hanya bagi angkutan umum dan plat kuning lainnya (menurut saya, mobil angkut di pasar sebaiknya dijadikan plat kuning, karena mereka layak mendapat subsidi).
Kalau anda sanggup membeli hape, maka andapun harusnya sanggup membeli pulsanya.
Menunggu pembatasan BBM, pengurangan mobil pribadi, jalan lebih lancar.